Minggu, 05 Mei 2013

Tak Perlu Jauh-jauh, Ambilah Semua Kebahagian di Sini



Bismillah 

Assalammualaikum, wr, wb 

Kita, tidak pernah dibiarkan menjalani dan mengahadpi kehidupan ini sendirian. Tanpa rambu dan tanpa pelita. Pencipta kehidupan ini, Allah swt, memberi panduan yang banyak dan jelas, yang bisa menuntun kita selamat meniti langkah. Tidak terpeleset jauh karena kegelapan, tidak terperosok karena tak kenal arah, tidak tenggelam dalam ombak karena tak memiliki pegangan. Pencipta kehidupan ini, Allah swt, telah menurunkan syari'at untuk kita jalani agar bisa tetap kuat dan seimbang menjalani hidup. Dan, sholat adalah tiang paling utama yang menjamin keselamatan hidup kita. 
  •  Tak Perlu Jauh-jauh, Beristirahatlah di Sini 
Mengapa sholat yang secara lahir merupakan sebuah gerakan fisik justru disebut sebagai media istirahat? Inilah rahasia sholat yang memang tersirat dari sabda Rasulullah saw.Sesungguhnya Rasul saw mengajak kita mendirikan sholat untuk beristirahat dari ragam kesibukan yang meletihkan. Kesibukan apa saja, yang membuat pikiran tegang, perasaan gelisah, pikiran sempit dan jiwa yang mungkin terhimpit. 
  • Tak Perlu Jauh-jauh, Cobalah Nikmati Kecintaan Sejati di Sini 
Ada saja orang yang tidak merasakan apa-apa ketika sholat. Hanya sebagai kebiasaan yang boleh jadi akan ditinggalkan jika dirasa situasinya sedang tidak mendukung. Malas, lesu, dikejar kesibukan berantai, memperioritaskan hal lain yang dianggap lebih menyenangkan. Memang begitulah jika sholat didasari sebuah kebiasaan, rutinitas, yang pasti berada di bawah tuntutan selera. Namun hal itu beda ketika kita memiliki sosok yang dicinta, hati kita akan penuh semangat dan rindu untuk bertemu. Begitulah seharusnya perjumpaan kita dengan Allah swt untuk memasuki pelataran rahmat dan pengampunan-Nya. Mereka yang memandang sholat dengan mata cinta pasti akan sangat merindukan dan mencintai sholat, sehingga melakukan apa saja yang bisa mereka lakukan untuk sering dan bersegera berada dalam sholat. 
  • Tak Perlu Jauh-jauh, Gugurkan Dosa-dosa Itu di Sini 
Sholat merupaka ibadah harian yang menjadikan seseorang selalu dalam perjanjian dengan Allah. Ketika diliputi dosa dan hati penuh debu kelalaian, sholat datang membersihkannya. Sholat ibarat sebuah air, yang selalu membersihkan ruhani seseorang lima kali sehari ketika seseorang itu dalam keadaan kotor, sehingga tidak tersisa sedikit pun. Rosulullah bersabda, "Sesungguhnya seorang Muslim apa bila ia berwudhu dan memperbaiki (wudhunya, lalu dia sholat untuk lima waktu, maka kesalahannya berguguran sebagaimana daun-daun ini berguguran." (HR. Ahmad, Nasa'i dan Thabrani). Secara lebih sederhana, Rosulullah saw mengutarakan, "Sesungguhnya seorang hamba ketika berdiri untuk sholat, maka didatangkan semua dosa-dosanya kemudian diletakkan ke atas pundaknya. Setiap kali dia ruku' dan sujud, maka dosa-dosa itu berjatuhan darinya." (HR. Thabrani, Baihaqi dan Abu Na'im). 
  • Tak Perlu Jauh-jauh, Di Sinilah Posisi Terdekat Kita dengan Allah 
Sholat adalah medium yang menghubungkan kita dengan Sang Pencipta, Allah swt. Jika kita berdiri dalam sholat, tandanya kita tengah menghadap Allah swt, dengan mengucapkan lafadz-lafadz dzikir dan do'a sebagai mana diajarkan Rosulullah saw dalam sholat. Banyak sekali ulama menguraikan hikmah di balik berbagi gerak sholat dan kaitannya dengan kondisi batin orang yang melakukannya dengan baik dan benar. Dalam sholat, ada suatu amal yang merupakan posisi paling dekat antara seorang hamba dan Penciptanya, yaitu sujud. Saat sujud, kita meletakkan posisi kepala di atas tanah yang biasanya menjadi tempat injakan kaki di bawah. Saat sujud, seseorang menundukkan seluruh anggota tubuhnya dan memanjatkan pujian atas keagungan dan kebesaran Allah swt. Itulah titik terdekat kita kepada Allah swt. 
  • Tak Perlu Jauh-jauh, Rengkuh Rasa Aman dan Tentram di Sini 
Sholat lebih dari sekedar rutinitas ibadah. Sholat merupakan sistem hidup, cara pembinaan dan pendidikan yang sempurna, yang meliputi kebutuhan fisik, akal dan hati. Itu sebabnya Rosulullah saw, jika ditimpa suatu persoalan atau mengharapkan sesuatu, ia bergegas melakukan sholat.(H.R. Ahmad) Rosul melakukan itu, memang sholatlah yang paling mungkin dijadikan tempa peraduan ari berbagai problematika yang beliau saw hadapi. Sholat menyimpan kenyaman, ketentraman, kebahagiaan. Karena sholat seluruhnya berisi dzikir dan do'a. Dzikir dan do'a pasti memberi warna terang dalam batin yang tertuang lewat kejernihan berpikir dan kelapangan dalam menyikapi persoalan. 
  • Tak Perlu Jauh-jauh, Mengadulah di Sini 
 Kepada siapa kita akan menyampaikan ragam beban dan persoalan hidup ini? Tidak ada yang bisa menjadi sandaran semua permasalahan hidup kecuali, kita bersandar kepada Yang Menciptakan hidup, Yang Maha Mengetahui dan Maha Memiliki Kekuasaan. Kita membutuhkan Allah dalam segala sesuatu. Perasaan lemah, tidak berdaya memaksa kita menyembah Allah dengan khusyu. Tuhan Yang Maha Sempurna dan Maha Kaya. Itulah fungsi sholat yang oleh seorang hamba dijadikan tempat kembali dan tumpangan menuju kepada Allah dari berbagai kebingungan, kesedihan, kesusahan dan kesesakan hingga ia merasa adanya bantuan.Merasakan bahwa bantuan itu datang dari Allah, Rabb yang menguasai langit dan bumi. 
 
 
Wassalam 
 
 
Sumber : Majalah Tarbawi edisi 135/20 Juli 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar